137 Views
Tips & Trick

ini yang dirasakan oleh anak kost perantauan. apakah kamu salah satunya ?

Predikat sebagai anak kost ini biasanya dinobatkan kepada mahasiswa mahasiswi dan pekerja perantauan. Kost biasanya banyak ditemukan di kota-kota besar dimana banyak orang pendatang dari berbagai kota untuk sekolah ataupun bekerja. Dengan berbagai fasilitas dan harga yang ditawarkan.

Ada banyak hal seru yang bisa diceritakan tentang kehidupan anak kost untuk tetap bertahan hidup meski berjauhan dengan keluarga. Tulisan berisi rangkuman anak perantauan ini ditujukan bagi anak kost, mantan anak kost, dan bagi kamu yang berencana untuk nge-kost. Simak yuk!

KESAN PERTAMA JADI ANAK KOST

Tujuanmu datang ke kota perantauan adalah untuk belajar ataupun bekerja. kamu harus mampu beradaptasi dengan lingkungan baru. Kamu tidak kenal siapa-siapa termasuk tetangga kamar di kanan dan kirimu. Dan saat itu-lah, jurus SKSD untuk mengenal berbagai orang di lingkungan barumu kamu keluarkan.

Saat pertama kali menempati sebuah ruang kecil yang nantinya akan ditinggali oleh dirimu seorang diri, kamu merasakan sebuah hawa sepi, namun hal lain yang juga terasa dalam benakmu adalah kebebasan. Sejenak terbayang sebuah makna kebebasan yang akan kamu rasakan, kamu terbebas dari segala hal yang mengekangmu sebelumnya. Wah, inikah hidup sebenarnya? anak kost bisa melakukan segala hal sesukamu.

BEBAS

Bagi kamu, kebebasan ini merupakan hal penting. Karena kebiasaan di rumah yang menjunjung tinggi peraturan dari kedua orang tua, maka saat kamu tinggal sendiri, segala tanggung jawab hidupmu ada padamu. Anak kost bisa melakukan segala kebebasan selama tidak bertentangan dengan norma yang ada di masyarakat.

Kebebasan versi anak kost ini seperti bisa pulang malam tanpa omelan orang tua nantinya. Buatmu, mau pergi keluar jam berapa dan pulang ke kamar kost jam berapa, itu terserah padamu. Asik bukan? Kebebasan lainnya yaitu kamu bebas bangun dan tidur jam berapa pun. Tidak ada yang akan mengomentarimu meskipun kamarmu agak berantakan. Terdengar liar memang, namun ini-lah keadaan yang sering dirasakan oleh hampir semua anak kost. Kebebasan tidak boleh menjadikanmu terjerumus ke dalam hal-hal yang negatif. Yang terpenting kamu bisa mengurus dirimu sendiri dengan pengendalian diri.

DIPAKSA MANDIRI

Kehidupan sebagai anak kost memang tidak bisa disamakan dengan kehidupanmu saat di rumah. Ketika kamu di rumah, kamu tidak akan pernah merasakan kelaparan karena ibumu selalu menyediakan makanan pada setiap jam makan. Namun saat menjadi anak kost, kamu harus menyiapkan makan untuk dirimu sendiri. Kamu harus memasak atau beli dari warung nasi terdekat, terkadang hal sesederhana ini saja membuat anak kost malas sehingga memilih untuk makan makanan yang instan dan mudah dibuat seperti mie instan meskipun sudah paham betul resikonya apabila terlalu sering mengkonsumsi junk food ini. Tidak jarang dari anak kost yang memilih untuk tidak makan karena terlalu malas keluar atau sibuk dengan pekerjaan.

Untuk mampu bertahan hidup sendiri, kamu semestinya membuat peraturan untuk dirimu. Tahu waktu kapan kamu harus bangun tidur, meyiapkan makanan, membersihkan kamarmu, mencuci pakaianmu, dan mengerjakan semua tugas kampusmu sendiri, baru kemudian bersantai-santai. Dengan begitu kehidupanmu sebagai anak kost akan baik-baik saja. Kemandirian ini sangat dibutuhkan oleh setiap anak kost. Untuk kamu yang baru memulai menjadi anak kost, kamu akan paham bagaimana masa transisi ini saat mengalaminya sendiri. Perlahan, kamu mengerti betapa pentingnya sifat kemandirian ini bagi tiap individu.

MENGERTI NAMANYA BERTAHAN HIDUP

Percayalah bahwa anak kost telah dianugerahi berbagai kreativitas di saat-saat tertentu, terutama saat menyiapkan makanan. Bagi anak kost magic jar mungkin tidak hanya digunakan untuk memasak nasi tapi juga untuk mengolah berbagai makanan seperti memasak mie instan, nasi goreng, menggoreng telur urak arik, merebus telur, dan lainnya. Cara bertahan hidup seorang anak kost terbukti tingkat kreativitasnya hanya dengan menggunakan satu alat elektronik yang bisa digunakan untuk berbagai fungsi.

Saat akhir bulan mulai menampakkan diri, uang yang tersedia di dompet pun semakin menipis, namun kamu biasanya akan berkumpul dengan teman-teman kost di satu kamar kemudian saling berbagi makanan yang masih tersisa. Dari hal ini kamu bisa merasakan indahnya berbagi dengan keterbatasan.

HOMESICK

Ini yang paling sering terjadi, saat kamu jenuh akan semua kegiatanmu namun tidak ada yang menemanimu sesampainya kamu di kamar, tak ada makanan hangat saat kamu lelah dan lapar. Tak ada yang mendengarkan ceritamu saat kamu kesepian. Homesick, kamu rindu ibumu, ayahmu, kakakmu, dan adikmu. Kamu rindu rumah. Rumah yang selalu tersedia makanan setiap 3 kali sehari, rumah yang berisikan ayah, ibu dan semua anggota keluarga lainnya. Kamu kemudian menelepon ibumu, mengabari beliau bahwa kamu akan pulang ke rumah.

Itulah hal yang sering dialami oleh anak kost perantauan. Banyak peristiwa dan pelajaran yang bisa didapat.

Apakah kamu termasuk anak kost yang mengalami hal diatas ? Jika ya, komentar dibawah ya!
Jangan lupa tersenyum 🙂  

2 Comments

  • Wimussa

    Baju kotor tinggal laundry, di awal bulan stock berbagai jenis mie instan, bukan karena malas nyuci atau gak bisa masak tetapi demi ke-efisiensi-an waktu dan biaya untuk mencapai tujuan yg diinginkan. Misalnya, backpacker? 😅😅😅 #kisahkostku

    Reply

Leave a Reply